Tempat Wisata di Magelang yang Wajib Dikunjungi

Posted on

Tempat Wisata di Magelang Terbaru – Jika pada artikel sebelumnya Wisatabagus.net membahas tentang wisata di Banjarnegara,  kali ini kami akan mengulas salah satu kabupaten atau Kota yang letaknya masih di Provinsi Jawa Tengah yakni Magelang. Apakah Kota Magelang semenarik seperti wisata di Banjarnegara? pasti sobat sudah sangat penasaran kan? Yuk langsung saja kita simak penuturannya di bawah ini.

Magelang adalah salah satu Kabupaten yang terletak di Jawa Tengah yang beribukota di Mungkid. Letak geografis Kabupaten Magelang berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang di sebelah Utara. Kemudian Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten di bagian Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Purworejo di bagian Selatan, serta Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung di sebelah Barat. Nama Magelang diambil dari kata Tepung Gelang yag berarti “mengepung rapat seperti gelang”. Sejarah nama tersebut digunakan untuk mengenang Raja Jin Sonta yang dikepung di daerah ini oleh pasukan Mataram sebelum akhirnya mati di tangan Pangeran Purbaya.

Jika di daerah-daerah lain di Jawa Tengah terletak di dataran tinggi, Magelang justru terletak di cekungan sejumlah rangkaian pegunungan. Dibagian Timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, serta dibagian barat terdapat rangkaian Gunung Menoreh. Kabupaten Magelang terbagi atas 21 kecamatan dan 367 desa dalam 5 kelurahan. Luas keseluruhan area Kabupaten Magelang adalah sekitar 1.085,73 kilometer. Untuk sektor paiwisatanya Kota Magelang masih mengandalkan Candi Borobudur sebagai sumber pendapatan utamanya. Obyek wisata andalan Candi Borobudur telah kami bahas pada artikel sebelumnya yakni Wisata di Jogja, Pada kesempatan ini kami akan mengulas wisata di Magelang selain Candi Borobudur yaa guys, Lets Check it out !

Wisata lain : Tempat Wisata di Banjarnegara Terbaru

Tempat Wisata di Magelang yang Wajib Dikunjungi

  1. Alun-alun Kota Magelang

Wisata Alun Alun Kota Magelang
Alun Alun Kota Magelang | Foto : semarang.bisnis.com

Setiap daerah di daerah Jawa khusunya memiliki alun-alun yang sesuai dengan ciri khas kota masing-masing. Alun-alun atau yang kita sebut dengan taman kota merupakan obyek wisata murah meriah dengan akomodasi yang lengkap dan sarana transportasi yang mudah. Karena rata-rata di setiap daerah alun-alun kota sengaja dibuat di tengah-tengah Kota yang dimaksudkan sebagai landmark dari kota tersebut. Begitu pula di kota Magelang. Kabupaten atau Kota Magelang pula memiliki alun-alun atau taman kota yang oleh masyarakat setempat disebut dengan Alun-alun Kota Magelang.

Alun-alun Kota Magelang terletak di pusat kota Magelang tepatnya di kelurahan Kamirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah. menurut sejarahnya alun-alun kota Magelang terjadi ketika Kerajaan Inggris mengambil alih Hindia Belanda dari jajahan Kerajaan Belanda. Kemudian pada tahun 1812, Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles mengangkat Mas Ngabei Danuningat sebagai Bupati Pertama Kota Magelang yang kemudian diberi gelar Adipati Danuningrat. Adipati Danuningrat kemudian merintis berdirinya kota Magelang termasuk juga Alun-alun Kota Magelang.

Pada masanya Alun-alun Kota Magelang difungsikan sebagai lambang kebesaran dan wibawa peguasa, saat ini Alun-alun Kota Magelang digunakan sebagai ruang terbuka kota yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan masyarakat. Dahulunya Alun-alun Kota Magelang didominasi oleh kegiatan sosial keagamaan namun saat ini semakin kompleks dengan beragam aktivitas baik aktivitas komersial maupun sebagai tujuan wisata. Alun-alun Kota Magelang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan obyek wisata lain. Selain biayanya yang murah, akomodasi yang lengkap, akses atau sarana transportasi yang cukup mudah, wisata ini pula dapat digunakan oleh semua kalangan.

  1. Pemandian Air Panas Candi Umbul

Berendam di Pemandian Air Panas Candi Umbul Magelang

Selain memiliki potensi wisata budaya yang cukup beragam, Magelang memiliki wisata kuliner, wisata belanja, wisata adventure yang menegangkan dan juga wisata alam yang lebih santai seperti Pemandian Air Panas Candi Umbul. Jika ingin merasakan relaksasi dan rekreasi yang santai dan murah, anda bisa mengajak keluarga untuk berkunjung ke tempat ini. Dengan biaya Rp.3000,- anda dapat berendam sepuasnya di Pemandian Air Panas Candi Umbul.

Asal muasal nama dari Pemandian Air Panas Candi Umbul adalah berasal dari kata “umbul” dari bahasa Jawa ini dikarenakan sumber air yang berada di dasar kolam pemadian selalu menyembul serupa dengan gelembung-gelembung, atau yang dimasyarakat Jawa disebut “mumbul” atau naik. Di Pemandian Air Panas Candi Umbul terbagi menjadi dua bagian, yang pertama terletak dibagian atas yang merupakan kolam air panas yang mengandung belerang. Sedangkan kolam kedua yang berada lebih rendah berisi air dingin. Keseluruhan dinding terbuat dari lapisan-lapisan batu endesit. Dahulu kala kolam pemandian ini digunakan oleh para putera-puteri bangsawan.

Panorama Pemandian Air Panas Candi Umbul sangatlah unik karena letak candi-candi disekitaran kolam yang masih sangat alami, penggambaran reliefnya pun sangat unik. Lebih uniknya kolam Pemandian Air Panas Candi Umbul ini tidak berbau belerang seperti layaknya sumber air panas lainnya. Meskipun tidak berbau namun kolam ini memiliki kandungan belerang yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Suhu dari Pemandian Air Panas Candi Umbul ini dipercaya juga dapat menjadi terapi tulang dan melancarkan peredaran darah sehingga memberikan efek relaksasi.

Kelebihan lain dari Pemandian Air Panas Candi Umbul adalah panorama alam disekitarnya. Letak lokasi ini dikelilingi oleh beberapa gunung sehingga udaranya sangat sejuk.  Pasti akan sangat menyenangkan jika berendam di wisata air panas sembari disuguhi panorama alam yang begitu indah, ditambah pula udara yang begitu segar. Pengunjung pasti akan betah untuk berlama-lama di obyek wisata ini.

  1. Air Terjun Kedung Kayangan

Wisata Air Terjun Kedung Kayangan Magelang
Indahnya Air Terjun Kedung Kayangan Magelang | Foto : ardiyanta.com

Jika dilihat dari namanya saja sudah sangat indah yaa sobat, apalagi jika berkunjung langsung ke lokasi ini. Sesuai dengan namanya yang sangat indah, lokasi wisata ini menyajikan panorama alam yang begitu mempesona. Obyek wisata air terjun memang memiliki daya tarik tersendiri. Masing-masing obyek wisata air terjun pun memiliki karakteristiknya masing masing dari warna, ketinggian, bahkan panorama disekelilingnya. Masing-masing kawasan pun memiliki trek yang berbeda. Begitu pula dengan Air Terjun Kedung Kayangan. Inilah mengapa para adventure menjadikan Air Terjun Kedung Kayangan menjadi salah satu destinasi favorit liburan mereka.

Air Terjun Kedung Kayangan memiliki panoorama alam yang sangat indah, dengan ketinggian lebih dari 40 meter dan posisi kemiringan tebing 80 derajat.  Air terjun ini sangatlah jernih sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Pencahayaan yang terpancar dari kejernihan air terjun nampak begitu indah. Air Terjun Kedung Kayangan memiliki aliran yang cukup deras, airnya pun terasa begitu segar. Suasana sekitar air terjun begitu sejuk, dengan perpaduan keindahan air yang jatuh di bebatuan serta hijaunya rerimbunan disekitar air terjun membuat obyek wisata ini terasa begitu sempurna.

Dari letak geografisnya Air Terjun Kedung Kayangan berada di lereng Gunung Merapi. Obyek wisata ini terletak sekita 19 kilometer dari Blabak, Boyolali. Lokasi tepatnya berada di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Jika masih kurang jelas silahkan cek di Google Maps ya sob. Kondisi dan akses jalan menuju ke lokasi wisata ini cukup mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Beberapa fasilitas dan akomodasi yang dapat anda gunakan ketika berkunjung ketempat ini adalag tempat parkir, toilet, bumi perkemahan dan ada juga kedai makanan. Jadi apabila anda berkunjung ke tempat ini tak perlu takut kelaparan ya sobat. Tiket masuk menuju lokasi ini sangat murah yakni hanya Rp.4000,- per orang dan tiket parkir Rp.1000,-

  1. Punthuk Setumbu

Wisata Punthuk Setumbu di Magelang
Berburu Sunries di Punthuk Setumbu Magelang | Foto : matta-tour.com

Punthuk Setumbu menawarkan pemandangan mentari terbit di pagi hari selalu menjadi magnet bagi para wisatawan. Selain bisa menyaksikan mentari yang menyembul dari belahan Gunung Merapi, wisatawan juga dapat melihat kemegahan Candi Borobudur dari ketinggian. Lokasi wisata ini merupakan spot terbaik untuk melihat sunrise, tak heran jika wisatawan lokal maupun mancanegara selalu berbondong-bondong mengunjungi tempat ini. Punthuk Setumbu juga menjadi lokasi terfavorit bagi para fotografer karena lokasi ini sangat apik jika diabadikan oleh lensa kamera.

Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan sunrise di lokasi di kala fajar diharuskan untuk tiba ditempat ini sebelum pukul 05.00 WIB. Dari kaki bukit pengunjung harus melalui jalur trekking sekitar 15 menit untuk mencapai puncak dengan rute berupa jalan mandakam dan tanah. Bagi yang tidak sanggup untuk melakukan trekking di kaki bukit terdapat gazebo dimana di gazebo ini pengunjung sudah dapat melihat kemegahan Candi Borobudur. Puncak Punthuk Setumbu berupa pelataran luas yang dikelilingi pagar pembatas. Di lokasi wisata ini terdapat rumah panggung, gazebo, dan kurssi-kursi kayu yang bisa digunakan untuk duduk-duduk menanti sunrise. Meskipun trek di Punthuk Setumbu sedikit menguras tenaga, namun semua itu akan terbayar dengan keindahan bentang alam yang sangat eksotis.

 Waktu terbaik untuk mengunjungi obyek wisata ini adalah ketika musim kemarau atau sekitar bulan JUni hingga Agustus. Pada bulan-bulan ini matahari akan terlihat sangat jelas tanpa diselimuti mendung sehingga bisa mendapatkan moment yang sangat indah. Selain itu trek yang dilalui akan lebih mudah dibandingkan ketika musim hujan. Namun jika hanya ingin melihat keindahan Candi Borobudur yang berselimutkan kabut, pengunjung dapat datang kapan saja.

Obyek wisata Punthuk Setumbu berada di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Boroudur, Magelang, Jawa Tengah. Jika berkunjung melalui Kota Yogyakarta, wisatawan membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi. Untuk dapat menikmati keindahan sunrise di Punthuk Setumbu pengunjung akan dikenai biaya sebesar Rp.15.000,- per orang.

  1. Gunung Andong

Wisata Gunung Andong di Magelang
Indahnya Gunung Andong di Magelang | Foto : ngadem.com

Biasanya obyek wisata pegunungan memiliki trek yang sulit dan membutuhkan banyak tenaga untuk mencapai puncaknya. Namun di daerah Magelang ada salah satu obyek wisata pegunungan yang sangat ramah terhadap pendaki, terutama untuk pendaki pemula. Obyek wisata pegunungan yang sangat ramah ini disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Gunung Andong. Gunung Andong terletak di Magelang, Jawa Tengah dekat dengan pusat kota sehingga obyek wisata ini tak pernah sepi pengunjung.

Gunung Andong menjadi lokasi yang cocok untuk wisata pendakian karena memiliki beberapa kelebihan. Pertama lokasi gunung yang berada di sekitar 1.726 meter diatas permukaan laut merupakan jalur pendakian yang sangat pendek. Alasan yang kedua adalah jalur pendakianya terbilang cukup mudah sehingga tidak membutuhkan keahlian khusus untuk ikut mendaki di Gunung Andong. Ketiga, jalur pendakian tidak bercabang, yakni hanya menggunakan satu jalur sehingga sangat kecil kemungkinan tersesat. Kalaupun tersesat maka pendaki akan dengan mudah menemukan kembali jalur pendakian karena lokasi ini sangat dekat dengan pemukiman penduduk.

Meskipun Gunung Andong merupakan gunung yang tidak begitu besar namun keindahan pemandangan yang disajikan tak kalah eksotis loh guys. Karena dari puncak Gunung Andong pengunjung dapat melihat gunung-gunung besar lainnya yang sangat populer seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di sisi Timur, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Slamet yang terletak di bagian Barat. Bagi yang ingin menikmati wisata pendakian dengan trek yang mudah Gunung Andong dapat anda jadikan pilihan.

  1. Arung Jeram Kali Progo

Wisata Arung Jeram Kali Progo Magelang
Tantang Adrenalin di Arung Jeram Kali Progo

Ingin mengunjungi wisata yang menguji adrenaline? selain mendaki pegunungan, mengujungi air terjun, mengarungi sungai juga dapat anda jadikan pilihan. Di daerah Magelang sungai-sungainya memiliki potensi sebagai wisata arung jeram. Salah satu sungai di Magelang yang sering digunakan adalah Sungai Progo atau masyarakat setempat menyebutnya dengan Kali Progo.

Kali Progo memiliki aliran sepanjang 12 kilometer dengan menempuh waktu sekitar 2.5 hingga 3 jam. Jeram-jeram di Kali Progo memiliki tingkat bahaya yang rendah sehingga cukup aman. Sehingga bagi para pemula yang berlum pernah sekalipun melakukan arung jeram atau rafting, Kali Progo merupakan pilihan sangat tepat. Lokasi Kali Progo tepatnya terletak di Perumahan Griya Tok Songo Kota Magelanf, Jawa Tengah. Wisata pengarungan ini dibagi menjadi tiga waktu, yang pertama pada pagi hari pukul 08.00 hingga 10.00, pengarungan kedua pada siang hari pukul 12.00 hingga 13.00 kemudian pada sore hari dimulai pukul 15.00. Ketika mengarungi Kali Progo pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan dikanan dan kiri sungai. Yuk berwisata ke Arung Jeram Kali Progo.

  1. Desa Candirejo

Wisata Desa Candirejo di Magelang

Berlibur ke tempat yang masih asri dan sangat tradisional merupakan dambaan bagi warga kota metropolitan. Di daerah Magelang ada sebuah pedesaan yang masih sangat tradisioal namun memiliki nuansa yang asri. Desa tersebut diberi nama Candirejo. Di desa ini pengunjung akan diajarkan belajar mengenai kehidupan masyarakat desa setempat, bahkan jika pengunjung mau, mereka diperbolehkan untuk menginap di desa ini. Desa ini letaknya sangat dekat dengan obyek wisata Candi Borobudur, yakni hanya berjarak sekitar 2.5 kilometer. Jika kebetulan sedang berlibur ke Candi Borobudur jangan lupa untuk mampir ke tempat ini yaa.

Dahulu Desa Wisata Candirejo adalah kawasan pedesaan biasa yang sering didatangi oleh wisatawan untuk menginap di sela-sela liburan ke Candi Borobudur. Namun seiring berjalanya waktu tempat ini dijadikan obyek wisata. Luas area Desa Candirejo kurang lebih sekitar 365 hektar yang 60 % lahanya di kelola untuk lahan pertanian, 20 % untuk perumahan dan sisanya masih berupa hutan liar. Jika dikelompokan sebenarnya kawasan wisata Desa Candirejo dibagi kedalam tiga macam yakni wisata budaya, wisata alam dan agrowisata. Di Desa Candirejo anda dapat berkunjung kapan pun anda mau tanpa harus memikirkan waktu-waktu terbaik untuk berkunjung, karena kapan saja anda berkunjung kemari anda akan disambut oleh keramahan warga masyarakat setempat.

Demikianlah beberapa daftar wisata di Magelang yang paling populer. Semoga artikel ini bermanfaat. Simak terus update informasi lokasi wisata hanya di Wisatabagus.net 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *